Pra-Pendaftaran-SPMB-SD-dan-SMP-Kota-Bekasi-2026

SPMB Kota Bekasi 2026 Dibuka, Selisih Kuota SMP Negeri Capai Lebih dari 15 Ribu Siswa

KOTA BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi 2026 mulai memasuki tahap pra pendaftaran. Di tengah tingginya animo masyarakat, persoalan keterbatasan kursi SMP negeri kembali mencuat dan menjadi tantangan dalam penerimaan peserta didik tahun ini.

Data Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat jumlah lulusan SD tahun 2026 mencapai 34.893 siswa. Sementara kapasitas SMP negeri yang tersedia hanya sekitar 18.957 kursi atau terpaut lebih dari 15 ribu siswa.

Kondisi tersebut membuat peluang masuk SMP negeri diperkirakan kembali berlangsung kompetitif seperti tahun sebelumnya.

“Tahun ini lulusan SD sekitar 34.893 siswa, sedangkan daya tampung SMP negeri sekitar 18.957 kursi,” demikian data yang dihimpun dari pelaksanaan SPMB Kota Bekasi 2026.

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap sekolah negeri tetap tinggi. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sekitar 16 ribu akun calon peserta didik telah terdaftar pada sistem SPMB dan masih menjalani tahapan verifikasi administrasi.

Pra pendaftaran SPMB Kota Bekasi dibuka mulai 18 Mei hingga 19 Juni 2026. Tahapan ini menjadi pintu awal sebelum peserta mengikuti proses pendaftaran dan seleksi sesuai jalur yang dipilih.

Pemkot Bekasi meminta masyarakat mengikuti seluruh proses melalui sistem resmi yang telah disediakan. Selain itu, warga juga diimbau lebih teliti dalam memahami jadwal, persyaratan serta mekanisme penerimaan agar tidak mengalami kendala saat proses seleksi berlangsung.

Pelaksana Harian Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe sebelumnya menegaskan pentingnya keterbukaan informasi selama pelaksanaan SPMB. Menurutnya, sosialisasi yang baik diperlukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang sama terkait mekanisme penerimaan siswa baru.

Sementara itu, keterbatasan kuota SMP negeri membuat sekolah swasta diperkirakan kembali menjadi pilihan bagi sebagian lulusan SD yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Pelaksanaan SPMB tahun ini juga menjadi perhatian karena menyangkut pemerataan akses pendidikan di tengah pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan fasilitas pendidikan di Kota Bekasi yang terus meningkat.