Perancang Logo HUT ke-81 RI Berasal dari Padang, Karyanya Menang Berkat Filosofi Persatuan

BEKASI NOW – Sebuah notifikasi di grup percakapan Auman Design Bureau pada awal Mei 2026 menjadi awal perjalanan Fajar Novario bersama timnya menorehkan prestasi di tingkat nasional. Informasi mengenai sayembara desain logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dibagikan melalui akun Instagram Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) mendorong studio desain asal Kota Padang, Sumatera Barat, itu untuk ikut berkompetisi.

Tanpa ekspektasi tinggi, Fajar bersama sepuluh anggota tim memanfaatkan ajang tersebut sebagai sarana menguji kemampuan sekaligus membuktikan bahwa talenta kreatif dari daerah mampu bersaing di level nasional. Hasilnya, karya mereka berhasil menyisihkan sekitar 120 peserta dan ditetapkan sebagai logo resmi HUT ke-81 RI.

Fajar yang dipercaya sebagai perancang utama menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh anggota Auman Design Bureau.

Perjalanan menuju kemenangan tidak berlangsung mudah. Setelah lolos seleksi administrasi, kurasi portofolio, dan wawancara, Auman Design Bureau masuk lima besar finalis yang mengikuti program inkubasi selama sekitar empat pekan di bawah supervisi ADGI.

Pada pekan kedua, konsep awal yang mereka ajukan mendapat kritik tajam karena dinilai terlalu kompleks dengan puluhan simbol yang justru mengaburkan pesan utama. Kritik tersebut menjadi titik balik yang mendorong tim mengulang proses desain dari awal dengan pendekatan yang lebih sederhana.

Mereka kemudian mengembangkan konsep yang berangkat dari gagasan persatuan bangsa. Inspirasi diperoleh dari kajian terhadap pemikiran Presiden pertama RI, Soekarno, mengenai kesamaan nasib, kehendak hidup bersama, dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai tersebut diterjemahkan ke dalam komposisi angka 8 dan 1 yang selaras dengan tema HUT ke-81 RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Setelah melalui penilaian panitia nasional, lima karya finalis dipublikasikan untuk mengikuti pemungutan suara pada 24–28 Juni 2026. Sebanyak 68.569 suara masuk, dengan karya Fajar memperoleh 30.699 suara atau sekitar 44,77 persen sehingga ditetapkan sebagai pemenang. Atas prestasi tersebut, tim menerima hadiah sebesar Rp100 juta beserta penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Fajar, elemen silang pada angka 8 melambangkan gotong royong dan kolaborasi, sedangkan bentuk pada angka 1 dirancang untuk mempertegas keterbacaan logo sekaligus membuka ruang bagi beragam tafsir budaya Nusantara. Masyarakat dari berbagai daerah dapat menemukan makna yang dekat dengan identitas budayanya masing-masing tanpa menghilangkan semangat persatuan Indonesia.

Usai dinyatakan menang, Auman Design Bureau juga menyusun pedoman identitas visual dalam waktu singkat sebelum akhirnya dikembangkan menjadi buku panduan lebih dari 200 halaman yang dapat diakses publik.

Bagi Fajar, kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti bahwa studio kreatif dari luar Pulau Jawa memiliki kemampuan menghasilkan karya nasional. Ia berharap semakin banyak pemerintah daerah memberdayakan desainer lokal dalam berbagai proyek visual sehingga potensi industri kreatif di daerah dapat berkembang lebih besar.