Riset Global: 10 Tren Utama Gen Z 2026
Riset global VML menempatkan Gen Z sebagai aktor kunci dalam era kecerdasan buatan (AI). Mereka tidak sekadar mengadopsi teknologi, tetapi membentuk cara AI digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pola konsumsi informasi hingga interaksi sosial.
VML, bagian dari jaringan WPP di bidang pemasaran dan komunikasi, mengidentifikasi sepuluh tren utama. Hyperreality menunjukkan kaburnya batas dunia digital dan fisik. Algospeak menandai evolusi bahasa akibat algoritma. Synthetic generation menggambarkan peran AI sebagai pendamping hingga entitas sosial.
Dalam ranah budaya dan gaya hidup, new-wave sport fandom memperlihatkan naiknya peran perempuan dan generasi muda dalam olahraga. Brand democracies menuntut keterlibatan konsumen dalam proses merek. Seditious beauty menggeser standar estetika ke arah ekspresi bebas. Next-gen gamer glow menunjukkan konvergensi gaming dan industri kecantikan.
Secara ekonomi, treatonomics mencerminkan konsumsi berbasis “hadiah kecil” di tengah tekanan finansial. Branded financial literacy menunjukkan kebutuhan edukasi keuangan dari merek. Shared luxury menandai pergeseran dari kepemilikan ke akses.
Keseluruhan tren ini menunjukkan Gen Z bergerak ke model hidup yang cair, kolaboratif, dan berbasis pengalaman. Mereka aktif membentuk relasi antara individu, teknologi, dan institusi.
Implikasinya luas: perubahan sosial-budaya, pola komunikasi politik, hingga strategi bisnis. Riset ini bukan sekadar memotret gaya hidup, tetapi membaca arah transformasi masyarakat dan ekonomi dalam beberapa tahun ke depan.



