Bekasi Mulai Hemat Energi, ASN Diajak WFH dan Naik Kendaraan Listrik
KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi mulai mendorong gaya kerja yang lebih hemat energi. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dengan cara mengubah pola kerja dan transportasi.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah Work From Home (WFH) setiap hari Rabu. Menurut Tri, pemilihan hari Rabu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan tidak terganggu. Sistemnya tidak semua ASN libur dari kantor, tetapi dibagi berdasarkan jenis pekerjaan.
Untuk pekerjaan yang sifatnya administratif, pegawai bisa bekerja dari rumah. Sementara itu, pelayanan publik tetap berjalan dengan kapasitas sekitar 50 persen. Namun, untuk layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, petugas sampah, dan petugas pematusan, tetap bekerja 100 persen seperti biasa.
Selain WFH, ASN juga dianjurkan menggunakan sepeda atau kendaraan listrik dan hybrid, terutama pada hari Jumat. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus mendukung energi ramah lingkungan.
Tidak hanya soal transportasi dan WFH, penghematan juga dilakukan di dalam gedung kantor. Beberapa dinas diminta hanya menyalakan satu lantai gedung, sementara lantai lainnya dimatikan untuk menghemat listrik. Bahkan ada dinas yang menggabungkan ruang kerja kepala bidang ke satu ruangan agar pemakaian listrik bisa ditekan.
Tri menjelaskan, kebijakan ini masih dalam tahap penyesuaian dan tetap mengacu pada arahan pemerintah pusat. Pemkot Bekasi saat ini masih menunggu edaran resmi, sambil melakukan uji coba kebijakan efisiensi energi di lingkungan ASN.
Langkah ini jadi bagian dari upaya mengubah pola kerja birokrasi agar lebih hemat energi, lebih efisien, dan tetap menjaga pelayanan publik berjalan dengan baik.



