Tri Adhianto Ikuti Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Bekasi Berikan Data yang Akurat
KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi di kediamannya di Perumahan Kemang Pratama, Jumat (10/7/2026). Pendataan tersebut dilakukan langsung oleh petugas BPS sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kota Bekasi.
Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Rony S, turut mendampingi jalannya proses pendataan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pelaksanaan sensus yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto mengajak seluruh warga Kota Bekasi untuk berpartisipasi aktif apabila didatangi petugas BPS. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang nantinya menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi pemerintah.
“Saya berharap masyarakat memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan. Data yang akurat akan menjadi pondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Tri.
Ia juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data yang diberikan. Seluruh informasi yang dihimpun BPS dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik resmi negara.
“Data tersebut tidak akan disebarluaskan dalam bentuk data pribadi atau digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan lainnya di luar statistik resmi negara,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan, Tri menyebut petugas sensus akan didampingi oleh ketua RT dan ketua RW setempat. Pendampingan tersebut bertujuan mempermudah proses identifikasi wilayah dan responden, memastikan petugas dapat menjangkau masyarakat dengan baik, serta meningkatkan akurasi hasil pendataan.
Tri berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data statistik yang berkualitas, valid, dan terpercaya. Menurutnya, data tersebut akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, merancang program pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi secara berkelanjutan.



