Tri Adhianto Buka Peparpeda Kota Bekasi 2026, Siapkan Atlet Paralimpik Muda Berprestasi

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe secara resmi membuka Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Tingkat Kota Bekasi 2026. Ajang olahraga bagi pelajar penyandang disabilitas tersebut berlangsung pada 3 hingga 6 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet paralimpik sejak usia sekolah.

Peparpeda 2026 diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi sekaligus menjaring bibit atlet yang diproyeksikan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Peserta berasal dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri dan swasta di Kota Bekasi. Mereka berkompetisi dalam empat cabang olahraga, yaitu atletik, bulutangkis, catur, dan tenis meja.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh pelajar, termasuk penyandang disabilitas, agar dapat mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Mereka anak-anak istimewa karena itu kita kasih ruang dan kesempatan bagi mereka untuk berkembang dan menunjukkan prestasinya,” ujar Tri.

Tri juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan meningkatkan apresiasi bagi atlet NPCI yang berhasil meraih medali emas pada ajang Peparpeda tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada akhir 2026.

“Kalau tahun lalu kita kasih bonus Rp30 juta, tahun ini kita naikkan seratus persen menjadi Rp60 juta,” katanya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kota Bekasi Toni Budi Santoso menjelaskan, antusiasme peserta sebenarnya cukup tinggi. Namun, karena keterbatasan waktu dan aspek teknis penyelenggaraan, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dibatasi menjadi empat.

“Sebetulnya peserta banyak dari cabang olahraga yang ingin berpartisipasi. Mengingat keterbatasan waktu dan teknis, jadi dibatasi hanya empat cabang olahraga yakni atletik, bulutangkis, catur, dan tenis meja,” jelas Toni.

Pembukaan Peparpeda turut dihadiri Harris Bobihoe selaku Chief Commission Peparpeda 2026, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Sulvia Triana Hapsari selaku pembina NPCI Kota Bekasi, unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Nuryadi Darmawan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Adelia, Kepala Dispora Kota Bekasi, serta jajaran pengurus NPCI.

Melalui penyelenggaraan Peparpeda 2026, Pemerintah Kota Bekasi berharap semakin banyak atlet muda paralimpik yang lahir dan mampu mengharumkan nama daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memperkuat nilai inklusivitas, sportivitas, dan kepercayaan diri para pelajar penyandang disabilitas.