PB Kota Bekasi Matangkan Sistem Operasional Porprov XV Jabar 2026, Siapkan Layanan Terintegrasi
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 dengan menyusun sistem operasional pertandingan yang terintegrasi. Berbagai aspek pendukung, mulai dari venue, kesehatan, keamanan, transportasi, akomodasi hingga layanan media, dipastikan mendapat perhatian agar pelaksanaan ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut berjalan aman dan profesional.
Pemaparan kesiapan Kota Bekasi dilakukan dalam forum Chef de Mission (CDM) II yang berlangsung di Kota Bogor pada 28 Juli 2026. Materi tersebut disampaikan Ketua Harian PB Porprov Kota Bekasi Dinar Faizal Badar bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi Arwani. Forum tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Porprov Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.
Dalam forum itu dijelaskan, pelayanan kepada atlet, ofisial, perangkat pertandingan, serta kontingen akan menggunakan sistem koordinasi terpadu melalui enam sektor utama. Keenam sektor tersebut meliputi bidang pertandingan, kesehatan, keamanan, mobilitas, pelayanan sekretariat, serta koordinasi melalui Liaison Officer (LO).
Sistem tersebut dirancang untuk memastikan seluruh kebutuhan selama pertandingan dapat ditangani secara cepat, efektif, dan terukur. Mulai dari kesiapan teknis pertandingan hingga layanan pendukung di setiap lokasi pertandingan akan berada dalam satu pola koordinasi.

Porprov XV Jabar 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada 28 Oktober 2026 dengan cabang olahraga futsal sebagai pertandingan pembuka. Sementara seremoni pembukaan akan digelar pada 7 November 2026, dan seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berakhir pada 19 November 2026.
Sebagai tuan rumah, Kota Bekasi akan menjadi lokasi pertandingan untuk 55 disiplin atau subcabang olahraga yang tersebar di 48 venue. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 venue berada di wilayah Kota Bekasi, sedangkan 21 venue lainnya tersebar di kabupaten dan kota lain dalam skema penyelenggaraan lintas wilayah.
Untuk mempermudah pengelolaan operasional, panitia membagi venue ke dalam empat zona utama, yakni Patriot-Pusat Kota, Summarecon-Bekasi Utara, Timur-Rawalumbu-Bantargebang, serta Jatisampurna dan wilayah luar Kota Bekasi.
Pembagian zona tersebut menjadi dasar dalam penempatan personel, ambulans, pengamanan, logistik, hingga pengaturan transportasi. Panitia juga memperkirakan aktivitas pertandingan akan mencapai puncaknya pada 8–16 November 2026 sehingga seluruh layanan pendukung akan diperkuat.
Sebagai pusat kendali, Headquarters PB Porprov Kota Bekasi akan ditempatkan di Gate VI Stadion Patriot Candrabhaga. Fasilitas tersebut akan berfungsi sebagai pusat administrasi, command desk, media center, penyebaran informasi resmi, serta pemantauan kesiapan penyelenggaraan secara berkala.
Selain itu, panitia telah menyiapkan pemetaan rumah sakit rujukan berdasarkan zona venue dan membangun koordinasi lintas daerah untuk mendukung pertandingan yang berlangsung di luar wilayah Kota Bekasi.



