DPPKB Kota Bekasi Perkuat Peran Kader KB untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Zero New Stunting

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat peran kader Keluarga Berencana (KB) sebagai garda terdepan dalam mendukung pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sarasehan Kader KB bertema “Wujudkan Kader Handal untuk Keluarga Berencana” yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi di GOR Bang Yan Gedung Voli, Kota Bekasi, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas sekaligus apresiasi bagi para kader KB yang selama ini berperan aktif dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pelayanan kepada masyarakat di tingkat wilayah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan program pembangunan keluarga tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader KB.

Menurutnya, kader KB memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam memberikan pemahaman terkait perencanaan keluarga, kesehatan, hingga upaya pencegahan stunting.

“Peran kader KB sangat penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga. Sinergi bersama diperlukan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” ujar Tri.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung target pembangunan Kota Bekasi, termasuk mewujudkan Zero New Stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan unggul.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bekasi Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS, menjelaskan bahwa Program Keluarga Berencana merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Ia mengatakan, kader KB memiliki kontribusi besar dalam pelaksanaan program di lapangan, mulai dari pendataan keluarga, penyuluhan, pendampingan, hingga mengajak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga.

“Program KB bukan hanya tentang pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga bagaimana membangun keluarga yang memiliki kualitas kehidupan lebih baik,” jelasnya.

Sarasehan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono, jajaran Pemerintah Kota Bekasi, serta ratusan kader KB dari berbagai kecamatan di Kota Bekasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB, doa bersama, serta laporan panitia. Selain agenda diskusi dan penguatan kapasitas kader, kegiatan juga diisi dengan perlombaan yel-yel antar kader KB tingkat kecamatan.

Perlombaan tersebut menjadi momen yang memperlihatkan kekompakan, kreativitas, dan semangat para kader dalam mendukung keberlanjutan program Keluarga Berencana di Kota Bekasi.