Abdul Harris Bobihoe: 511 Ribu Warga Bekasi Sudah Nikmati Program Cek Kesehatan Gratis

JAKARTA – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyebut program tersebut menjadi salah satu langkah penting pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan merata.

Hal itu disampaikan Abdul Harris saat menghadiri Forum Diskusi Aktual bertajuk “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis” yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (16/7/2026), di Jakarta Pusat.

Dalam forum tersebut, Abdul Harris menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar Program Cek Kesehatan Gratis dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menerjemahkan kebijakan nasional menjadi pelayanan publik yang benar-benar dirasakan warga.

“Kota Bekasi telah melaksanakan penguatan perannya sebagai pemerintah daerah untuk menjalankan amanat undang-undang, dengan memberikan fasilitas yang menunjang kepada masyarakat. Kami terus menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis di ruang-ruang publik serta memberikan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan,” ujar Abdul Harris.

Ia menjelaskan, Pemkot Bekasi menjadikan peningkatan pelayanan kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 511.576 warga Kota Bekasi telah mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis atau mencapai sekitar 95 persen dari target yang ditetapkan.

Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Pemkot Bekasi juga memperkuat perhatian terhadap kelompok lanjut usia melalui berbagai program pendukung. Salah satunya dengan menghadirkan sekolah lansia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kemandirian para warga lanjut usia.

Abdul Harris menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan serta menerima berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Namun, ia berharap dukungan pemerintah pusat tetap diberikan, terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang masih terbatas.

Sementara itu, BSKDN Kemendagri menegaskan bahwa pemerintah daerah menjadi ujung tombak dalam memastikan keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis. Melalui forum tersebut, pemerintah pusat dan daerah bersama-sama merumuskan strategi penguatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Penguatan peran daerah di sektor kesehatan diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik serta memperkuat agenda Kedaulatan Kesehatan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.