Dispora Jabar: Kota Bekasi Paling Siap Sambut Porprov XV Jabar 2026, Kesiapan Venue Capai 99 Persen
KOTA BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai Kota Bekasi menjadi daerah yang paling siap dalam menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Hingga awal Juli 2026, kesiapan venue pertandingan di Kota Bekasi telah mencapai sekitar 99 persen.
Penilaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat Hery Antasari usai mendampingi Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau sejumlah venue Porprov di Kota Bekasi, Rabu (8/7/2026).
Menurut Hery, sejak ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah bersama Kota Bogor dan Kota Depok, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
“Kami senang sekali melihat kesiapan Kota Bekasi. Dari sisi anggaran yang selama ini menjadi dinamika di banyak daerah, Kota Bekasi tidak ada masalah. Komitmennya juga sangat kuat,” ujar Hery di Stadion Patriot Candrabhaga.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan lapangan, hampir seluruh venue telah siap digunakan. Dari 47 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Kota Bekasi, hanya beberapa venue yang masih berada pada tahap penyelesaian akhir.
Laporan dari Kadispora Kota Bekasi Arwani dan Ketua PB Porprov Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menunjukkan seluruh persiapan masih berjalan sesuai rencana. Hanya tersisa proses finishing di beberapa venue. Sampai saat ini, Kota Bekasi menjadi daerah yang paling siap.
Hery juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat tahun ini tidak mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan maupun rehabilitasi venue. Prioritas anggaran provinsi saat ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan.
Sebagai solusi, Pemprov menerapkan skema tuan rumah pendamping. Cabang olahraga yang belum memiliki fasilitas di Kota Bekasi akan dipertandingkan di daerah lain sehingga pemerintah daerah tidak perlu membangun venue baru yang berpotensi menjadi beban pemeliharaan setelah Porprov berakhir.
“Jika ada cabang olahraga yang belum memiliki venue di Kota Bekasi, pelaksanaannya akan dilakukan di daerah pendamping. Dengan begitu tidak perlu membangun fasilitas baru yang nantinya sulit dimanfaatkan,” jelasnya.
Selain mendukung peningkatan prestasi olahraga, Hery menilai penyelenggaraan Porprov juga akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter diperkirakan mampu menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, hingga pariwisata.
“Menjadi tuan rumah multi-event tidak ada yang rugi. Apa yang dikeluarkan daerah akan kembali melalui perputaran ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Porprov XV Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama dengan menggelar pertandingan 47 cabang olahraga. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan seluruh persiapan venue rampung sebelum Oktober 2026 agar seluruh fasilitas siap digunakan saat pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.



