Tri Adhianto Buka Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel, Pembinaan Atlet Jadi Perhatian

KOTA BEKASI — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara resmi membuka Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel, Minggu (18/10/2026). Ajang yang diselenggarakan selama dua hari, pada 18–19 Oktober 2026, tersebut terbuka untuk umum.

Turnamen ini digelar untuk mendorong perkembangan olahraga padel sekaligus menjaring bibit atlet potensial di Kota Bekasi. Kehadiran peserta dari berbagai kelompok usia menjadi salah satu perhatian dalam upaya mengembangkan pembinaan olahraga tersebut.

Dalam pembukaan, Tri menyampaikan bahwa padel memiliki potensi untuk berkembang sebagai olahraga prestasi. Ia menilai, meningkatnya ketertarikan masyarakat perlu diikuti pembinaan agar pemain memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.

“Padel saat ini sudah menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat Kota Bekasi. Karena itu, kita ingin perkembangannya tidak berhenti sebagai olahraga rekreasi saja, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama Kota Bekasi di berbagai kejuaraan,” lanjutnya.

Perhatian terhadap pembinaan juga berkaitan dengan keikutsertaan pemain junior. Tri menyebut adanya peserta berusia di bawah 15 tahun yang turut meramaikan pertandingan. Menurutnya, hal itu menunjukkan potensi pemain muda yang perlu dikembangkan sejak dini.

“Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet padel di Kota Bekasi. Kita melihat banyak peserta usia muda, bahkan di bawah 15 tahun, yang ikut berpartisipasi. Ini menjadi potensi yang harus kita kembangkan agar ke depan mereka bisa berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Tri.

Ia berharap penyelenggaraan kompetisi dapat mendukung proses pembinaan tersebut. Minat masyarakat yang terus tumbuh diharapkan dapat menjadi dasar bagi munculnya atlet baru yang siap mengikuti berbagai kejuaraan.

Tri turut menyinggung kesiapan padel menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ia mengakui bahwa persiapan pada tahun ini belum maksimal. Untuk pengembangan berikutnya, ia berharap padel dapat mulai mengikuti kejuaraan tingkat kota maupun provinsi pada tahun depan.

Harapan tersebut disertai dorongan agar pembinaan atlet dilakukan secara lebih terarah. Dengan adanya proses yang berkelanjutan, perkembangan padel di Kota Bekasi diharapkan menghasilkan prestasi sekaligus menjaga regenerasi pemain.

Melalui Piala Wali Kota Bekasi, masyarakat mendapatkan ruang berkompetisi, sementara peserta muda memperoleh kesempatan menambah pengalaman bertanding. Turnamen ini diharapkan menjadi bagian dari langkah pengembangan padel menuju tingkat persaingan yang lebih tinggi.