Dari Lulusan SD hingga Sarjana, Nyari Gawe Sediakan Informasi Peluang Kerja Beragam

KOTA BEKASI – Aplikasi Nyari Gawe menyediakan akses informasi pekerjaan bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Warga Kota Bekasi didorong memanfaatkan platform tersebut untuk mencari peluang sesuai kualifikasi masing-masing.

Kesempatan yang diinformasikan juga mencakup rentang usia berbeda, termasuk pencari kerja berusia hingga 45 tahun. Meski demikian, ketentuan usia dan pendidikan tetap mengikuti kebutuhan serta persyaratan setiap lowongan yang dibuka perusahaan.

Platform yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini tersedia melalui Android dan iOS. Melalui aplikasi tersebut, pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan dan melakukan pendaftaran melalui jalur resmi.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap Nyari Gawe cukup tinggi. Saat platform tersebut baru beberapa hari diperkenalkan, sejumlah posisi telah menerima pendaftar melebihi jumlah kebutuhan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan bursa kerja daring yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pemerintah mendorong pemanfaatan layanan digital untuk memperluas akses informasi sekaligus mendukung keterbukaan proses rekrutmen.

Menurut Tri, ketersediaan informasi pekerjaan menjadi peluang bagi masyarakat, terutama di tengah tingkat pengangguran Kota Bekasi yang disebut masih berada di kisaran 7 persen.

Ia juga menekankan pentingnya meninggalkan ketergantungan terhadap calo. Penggunaan jalur resmi diharapkan mengurangi risiko penipuan yang dapat merugikan masyarakat ketika mencari pekerjaan.

Tri mengungkapkan, persoalan tersebut pernah dialami warga Kota Bekasi maupun masyarakat dari luar daerah. Karena itu, akses langsung terhadap informasi perusahaan dan lowongan perlu terus diperluas.

Dalam pelaksanaan bursa kerja daring pekan tersebut, tersedia 2.887 lowongan dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan. Sementara itu, secara keseluruhan aplikasi Nyari Gawe disebut telah menyediakan lebih dari 32 ribu lowongan pekerjaan.

Peluang yang tersedia meliputi pekerjaan di dalam negeri dan luar negeri. Untuk penempatan ke luar negeri, informasi disampaikan melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), dengan perhatian terhadap legalitas perusahaan penempatan.

Dedi Mulyadi mendorong perusahaan aktif mengisi informasi kebutuhan tenaga kerja melalui aplikasi. Partisipasi perusahaan diharapkan memungkinkan pencari kerja mengakses peluang secara langsung tanpa perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar.

Disnakertrans Jawa Barat juga melanjutkan bursa kerja daring secara bergiliran setiap pekan di kawasan industri dan perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, informasi kebutuhan tenaga kerja diharapkan tersebar lebih luas dan menjangkau masyarakat di berbagai kabupaten serta kota.